Kategori: Otomotif

Perbedaan Custom dan Modifikasi, Kalian Sudah Tau ?

Banyaknya jenis motor custom kadang waktu sebabkan pengagum otomotif bingung jenis layaknya apa yang akan dipilih. Nah, untuk kamu yang kebetulan juga mengalami kebingungan juga, beberapa jenis motor custom tersebut ini barangkali dapat dijadikan inspirasi.

Namun beberapa tahun terakhir, formalitas custom beralih menjadi custom old school. Custom motor bersama dengan type lama layaknya ini sesungguhnya punyai beberapa type yang unik dan khas. Mulai berasal dari yang sederhana hingga modifikasi total.

Perbedaan Istilah Custom dan Modifikasi

Masih banyak yang kerap tertukar, yuk kenali perbedaan pada custom dan modifikasi yang tersedia di dunia otomotif. Nah, terkecuali diamati berasal dari kesamaan nya, kesamaan arti pada keduanya terdapat terhadap terdapatnya perubahan spesifikasi terhadap kendaraan berasal dari keadaan standar pabrikan.

Tetapi kesamaan nya hanya tersedia di situ saja. Pasalnya berasal dari segi proses pengerjaan dan hasil pada keduanya menghadirkan kendaraan yang berlainan jauh. Banyak orang yang beranggapan kedua istilah ini sama lantaran hanya melihat berasal dari bentuk final nya saja.

Istilah custom sendiri terhadap dasarnya merujuk terhadap proses perubahan speck kendaraan yang sebagian besarnya dilakukan secara manual. Selain itu perubahannya pun cenderung lebih menyeluruh. Sebuah motor dikatakan custom dikarenakan udah diubah bentuk rangka sampai bentuk bodi nya sampai tampak berlainan dibanding bentuk aslinya.

Sebagai gambarannya, motor yang awalannya bergaya sport naked diubah menjadi aliran yang berbeda. Misalnya saja layaknya chopper, cafe racer, dan scrambler. Ini baru dapat dikatakan sebagai motor custom.

Sementara itu istilah modifikasi sendiri lebih tepatnya bertujuan untuk motor yang hanya diganti komponennya saja bersama produk menjadi atau barang aftermarket. Misalnya saja layaknya motor fairing bersama modifikasi part aftermarket yang dibikin supaya lebih kental nuansa balap nya.

Artinya barang selanjutnya umumnya hanya berbentuk plug plus play. Atau perlu sedikit diubah supaya modifikasi motor tetap dapat dikembalikan ke bentuk standar sepeda motor terkecuali memang diperlukan.

Kemudian berasal dari segi pengerjaan nya pun terlampau berbeda. Motor custom cenderung lebih lama. Hal ini disebabkan ubahan yang dikerjakan. Selain itu berasal dari segi biayanya pun dapat lebih mahal. Penyebabnya lantaran total proses custom dilakukan secara satuan. Selain itu, motor custom pun umumnya termasuk mengalami modifikasi bersama tambahan part aftermarket.

Jenis-jenis Trend Motor Custom Di Indonesia

Untuk anda yang sudah mendambakan membuat motor custom, sebagian jenis custom jenis lama selanjutnya ini mungkin salah satunya bisa anda pilih. Apalagi jenis custom jenis lama ini pun sesungguhnya baru kondang di kalangan para pengagum otomotif Tanah Air.

1. Cafe Racer

Cafe Racer bisa dikatakan aliran yang paling dikenal di dalam dunia motor custom saat ini. Yakni mengadopsi jenis dari motor balap zaman dulu yang unik. Sementara itu, ciri khas yang paling nampak adalah dengan manfaatkan setang clubman agar membuat posisi berkendara jadi merunduk ala pembalap zaman dulu.

Single seater merupakan hal yang harus saat dambakan meng-custom motor ini. Kemudian tangki bahan bakar ramping yang menunjang yang bisa membuat nyaman saat berkendara. Dan tidak ketinggalan hornet yang terpasang pada anggota belakang motor. Terkadang juga ada tambahan fairing pada anggota mesinnya.

Cafe Racer sendiri sejatinya diperuntukkan untuk kecepatan dibanding kenyamanan saat berkendara. Dan yang harus diingat adalah kendaraan jenis ini tidak sesuai untuk berkendara jarak jauh. Sebab posisi berkendara harus merunduk.

2. Bober

Aliran motor custom ini lahir pada th. 1920 an di Amerika. Pada awalnya hanya diperuntukkan untuk motor merek Harley Davidson saja. Tetapi kini sudah umum digunakan juga untuk berbagai merek dan jenis motor.

Motor custom aliran ini punya ciri khas fender depan yang dilepas. Memperpendek wheelbase, setang motor rendah, dan jenis ban yang digunakan besar atau donut tire. Selain itu kebanyakan cut down juga dilaksanakan pada rangka yang dibuat dengan sedemikian rupa. Umumnya dengan membuat pipa diagonal dari ujung atas komstir sampai ke poros roda belakang.

3. Bratstyle

Bratstyle sendiri sesungguhnya merupakan nama sebuah bengkel modifikasi di Tokyo. Bengkel modifikasi ini dimiliki oleh Go Takamine. Rata-rata motor yang dibangunnya sangatlah berkarakter. Saking berkarakter nya, tiap-tiap orang yang melihatnya dapat langsung sadar jikalau motor selanjutnya berasal dari bengkel Bratstyle.

Jika dilihat sekilas, Bratstyle ada kemiripan dengan Bobber gara-gara kesederhanaannya. Sementara itu penggunaan ban besar motif classing di depan dan belakang, setang semi hanger, dan tangki chopper adalah ciri khas motor ini.

4. Scrambler

Sekilas motor jenis ini punya ciri khas yang mirip dengan Cafe Racer. Bedanya Scrambler manfaatkan ban dual purpose yang bisa digunakan baik di tanah maupun aspal. Sementara itu, setang lebar juga jadi perbedaan dengan Cafe Racer.

5. Jap Style

Motor custom yang satu ini terbilang cukup nyaman untuk digunakan sehari-hari. Bisa dikatakan tidak banyak anggota motor yang dimodifikasi pada aliran Jap Style. Aliran ini pun dikenal tidak banyak mengeluarkan ongkos saat membangun motor.

6. Chopper

Ciri khas dari aliran motor custom yang satu ini adalah posisi setang yang tinggi. Selain itu jok yang dipasang rendah dan fork atau segitiga motor panjang. Kemudian manfaatkan rangka yang didesain dengan kemiringan khusus.

7. Street Club

Aliran custom motor yang satu ini lebih menonjolkan kesan sederhana. Ciri dari modifikasi kebanyakan mengadopsi setang flat dan pendek. Kemudian menghalau sepatborbaik anggota depan maupun belakang. Umumnya Street Club lebih didominasi oleh motor bebek th. 70 sampai 90 an dari pabrikan Honda.