Mulai Berzakat

Asa Suhendra untuk Sembuh dar Kanker Nasofaring

1
  •   Date :  June 27, 2019
  •   Eko Ramdani
  •   Editor Dyah Sulistiowati
  •   Viewers :  46

ROKAN HILIR – Suhendra (29) kini tak dapat berbuat banyak. Kanker nasofaring yang ada di telinga kanannya menghambat berbagai kegiatan sehari-hari. Bahkan pendengarannya terganggu. Sekarang suami dari Maisito (29) itu hanya dapat terbaring lemah di kediaman mertuanya di Kelurahan Rantau Panjang Kanan, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir di Riau.

Sejak tahun 2014, muncul benjolan di telinga kanan Suhendra yang kini membesar. Berdasarkan pemeriksaan medis, dirinya dinyatakan mengidap kanker nasofaring. Selama itu, ayah satu anak ini sudah menjalani empat kali operasi namun belum juga dapat melawan kanker yang terus tumbuh di bagian kepalanya itu.

Akibat kanker di bagian kanan kepalanya, Suhendra tak dapat duduk. Untuk makan pun ia membutuhkan bantuan selang.

Sejak awal April lalu, ACT mulai melakukan pendampingan terhadap Suhendra. Saat itu posisinya sedang berada di Medan untuk melakukan pengobatan di salah satu rumah sakit di sana. Andika dari tim Mobile Social Rescue (MSR)-ACT Riau mengatakan, saat pertama kali pendampingan timnya memberikan uang tunai sebagai perbekalan hidup selama pengobatan di Medan.

“Di Medan, Suhendra dan keluarganya harus susah payah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan saat itu mereka kehabisan uang untuk biaya hidup. Terlebih Suhendra kini tak lagi bekerja,” jelas Andika, Rabu (26/6).

Sejak dinyatakan sakit, Suhendra tak lagi bekerja. Sebelumnya ia bekerja sebagai buruh gabah. Ia harus rela kehilangan pekerjaan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pengobatan, Suhendra menjual tempat tinggalnya dan kini tinggal di rumah mertuanya di wilayah Rantau Panjang Kanan.

Sampai hari ini, tim MSR-ACT terus melakukan pendampingan medis bagi Suhendra. Pengobatan Suhendra akan dilanjutkan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru karena mengalami perkembangan kesehatan. Ia tak lagi menggunakan selang untuk makan. “Sekarang menunggu Suhendra dapat duduk sendiri sebelum memulai kemoterapi di Pekanbaru,” tambah Andika.

Sejak awal April lalu, MSR-ACT juga memuli penggalangan donasi untuk pengobatan Suhendra secara daring di https://www.kitabisa.com/bantupaksuhendra. Penggalangan dana yang masih menyisakan waktu 2 pekan itu telah mencapai lebih dari Rp. 170 juta dari target Rp. 150 juta. Nantinya seluruh donasi yang didapatkan akan digunakan untuk asa kesembuhan Suhendra.[]