Mulai Berzakat

Pelayanan Kesehatan ACT Terus Berlanjut

1
  •   Date :  July 16, 2019
  •   Eko Ramdani
  •   Editor Dyah Sulistiowati
  •   Viewers :  34

JAKARTA, LOMBOK – Program Pelayanan Kesehatan Berkala dari Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berlangsung. Kini, masyarakat di Kampung Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang mendapatkan pelayanan serta edukasi kesehatan. Walau tinggal di ibu kota, hal ini tak menjadi jaminan warga teredukasi gaya hidup sehat.

Koordinator Medis ACT dr. Muhammad Riedha Bambang mengatakan, edukasi yang diberikan ke warga Papanggo ialah tentang penyakit tuberkulosis atau TB. Edukasi mengenai penyakit yang menjadi momok menakutkan di Indonesia dan dunia ini ditujukan agar masyarakat memahami dampak serta pengobatannya.

“Penyuluhan tentang TB ini dibawakan oleh tim dokter serta relawan medis dari ACT,” jelas dr. Riedha, Senin (15/7).

Aksi medis yang digelar pada Sabtu (13/7) itu juga meliputi pemeriksaan kesehatan bagi warga Papanggi. Dari 107 jiwa yang memeriksakan kesehatannya, hitepertensi atau tekanan darah tinggi menjadi penyakit yang paling banyak dikeluhkan. Selain itu infeksi saluran pernapasan atau ISPA dan penyakit kulit juga banyak menyerang warga.

Permukiman padat, sanitasi yang kurang baik, serta pengetahuan minim warga terkait pola hidup sehat diduga menjadi faktor utama timbulnya penyakit di masyarakat.

Bengkel Gizi Terpadu

Di lain tempat, tepatnya di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pemantauan gizi rutin dari program Bengkel Gizi Terpadu (BGT)-ACT juga terus berlanjut, yakni pada Kamis (11/7) lalu. Bekerja sama dengan puskesmas serta kader kesehatan di Sembalun, ACT memberikan pemeriksaan medis serta memberikan vitamin tambahan.

Relawan ACT Ade Arfa Putra mengatakan, pemberian paket vitamin tambahan ini diharapkan bisa menambah nafsu makan anak. Dengan begitu perkembangan berat serta tinggi badan anak dapat berkembang dengan baik sesuai gizi yang diterimanya.

“Kami mengumpulkan orang tua serta anak-anaknya untuk diperiksa dan pemberian vitamin, sedangkan bagi orang tua yang tak sempat datang pada Kamis lalu, tim melakukan kunjungan ke rumah secara langsung,” jelas Ade.[]